Tuesday, 12 April 2016

Islam Di Afrika

 Islam di Afrika
Sejarah Islam di Afrika mungkin sama tuanya degan agama Islam itu sendiri. Orang afrika pertama yang masuk adalah Bilal bin Rabah, seorang budak yang merdeka berkat campur tangan Nabi Muhammad saw. Bilal bin Rabah adalah seorang Habsyi, Etiopia yang menjadi muazin dan sahabat kesayangan Nabi Muhammad saw. Masuknya Islam ke Afrika melalui lima cara berikut ini.
  1. Cara pertama adalah ekspansi atau penaklukan. Contohnya adalah penyerbuan Dinasti al-Murabitun ke Afrika Barat pada tahun 1052 – 1076.
  2. cara kedua adalah migrasi dan pemukiman muslim di wilayah nonmuslim. Contohnya adalah orang Yaman dan Oman menetap d daerah peradaban Swahili, Afrika Timar, yang Semarang merupakan wilayah Kenya dan Tanzania. Contohnya lainya adalah budak-budak Melayu yang didantangkan ke Afrika Selatan.
  3. Cara ketiga adalah perdagangan. Penyebaran Islam melaui perdagangan terjadi dalam perdagangan lintas sahara. Perdagangan tersebut terjadi di negara-negara Guinea, mali, Niger, Uganda, Zaire, Malawi, dan Mozambik.
  4. Cara keempat adalah wakwah. Misi ini diemban oleh tabib, guru, dan imam pengembara. Buku dan brosur yang menerangkan ajaran Islam dicetak dalam bahsa Afrika dan ditujukan kepada golongan nonmuslim.
  5. cara kelima adalah dengan gerakan pembersihan moral. Gerakan pembersihan moral yang paling terkenal adalah gerakan yang dipimpin Usman Dan Fodio di Nigeria.
Kurang lebih 50% dari sekitar 750 juta penduduk Afrika (data 2001) beragama Islam. Jumlah ini lebih besar dari pada jumlah kaum muslik yang berada di negara-negara Arab sendiri. Selain menganut agama Islam, penduduk Afrika juga masih menganut kepercayaan asli mereka. Disamping itu, agama Kristen juga banyak dinaut oleh sebagian lain penduduk Afrika. Agama Kristen disebarkan oleh kaum kolonial Eropa.
Setelah masuknya Islam di Afrika, kota Kairo diMesir berkembang menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan di Afrika. Di Kairo, Universitas –Azhar didirikan pada tahun 972 oleh Jauhar al-Katib as-Siqqili. Universitas Ali menerbitkan surat kabar al-Waqa’ al-Misriyah. Disamping itu, Islam juga meninggalkan monumen-monumen besar seperti al-Qasr al-Garby, al-Qasr asy al-Syarqiy, Baba an-Naqi, dan Bab al-Fath.

No comments:

Post a Comment